PRESENTATION MODE
Panduan Sales:Pelapor menemukan lampu mati di Ruang Periksa 03 Poli Anak dan scan QR code. (Kirim laporan kerusakan atau simulasi pre-fill otomatis via QR code.)
Panduan Presentasi Sales • Transformasi Nilai

Sebelum vs Sesudah

Bagaimana IPSRS Smart Maintenance mentransformasi alur informal berbasis chat WhatsApp menjadi sistem operasional rumah sakit yang terukur dan akuntabel.

✕

SEBELUM (Kondisi Eksisting)

Pola Komunikasi WhatsApp / Lisan

INFORMAL & BIAS
1

Laporan via WhatsApp / Verbal

Unit perawat melapor lewat chat grup WA atau telepon lisan tanpa format seragam.

2

Helpdesk IPSRS Kewalahan Chat

Pesan menumpuk, rawan terlewat, dan sering tenggelam oleh percakapan lain.

3

Tidak Ada Standarisasi Prioritas

Keluhan AC bocor di lobi sering ditangani lebih dulu dari lampu ruang periksa tindakan.

4

Tidak Memiliki Target Waktu (SLA)

Tidak ada batasan waktu respon dan penyelesaian yang mengikat teknisi.

5

Unit Berulang Kali Menanyakan Status

Perawat bolak-balik bertanya "Lampu kami sudah dikerjakan belum?" memicu ketegangan internal.

6

Manajemen Buta Data & Riwayat

Direksi tidak memiliki data histori kegagalan aset, backlog teknisi, dan audit biaya.

Keluhan Umum Pelapor:

“Sudah dilaporkan sejak pagi, tapi belum tahu siapa yang ngerjakan dan kapan selesainya.”

✓

SESUDAH (Dengan Sistem)

IPSRS Smart Maintenance

TERSTRUKTUR & REAL-TIME
1

QR Code / Web Report Instan

Scan kamera di ruangan: lokasi gedung, lantai, dan identitas aset otomatis terdeteksi.

2

Nomor Tiket Otomatis Terbit

Tiket tercatat seketika, masuk ke antrian dashboard kontrol center Helpdesk IPSRS.

3

Kalkulasi Prioritas & Batas SLA

Sistem menetapkan tingkat urgensi (Critical, High, Medium, Low) dan target menit respon.

4

Penugasan Teknisi Spesialis Terarah

Notifikasi langsung masuk ke aplikasi smartphone teknisi spesialis (Elektrikal / HVAC).

5

Status Terbuka & Transparan

Unit pelapor memantau status secara live: Dari Diterima, Menuju Lokasi, hingga Selesai.

6

Dokumentasi & Dashboard Direksi

Pencatatan suku cadang, foto sebelum-sesudah, audit SLA 91.7%, serta evaluasi aset boros.

Prinsip Operasional Baru:

“Setiap laporan punya PIC yang jelas, status real-time, dan target SLA terukur.”

TRANSFORMASI VALUE PROPOSITION

“Sudah dilaporkan, tapi belum tahu kapan dikerjakan.”

“Setiap laporan memiliki PIC yang bertanggung jawab, status real-time, dan SLA terukur.”

Lihat Dampak Nilai Bisnis →